Europa League
SportPoin, Roma: Lazio terancam mendapat hukuman
dari Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) akibat ulah pendukungnya sendiri,
yang dikenal dengan sebutan Laziale. Akibat ulah anarkis dan rasis
Laziale, Lazio terancam bermain tanpa penonton saat berlaga di Europa
League. Laziale tercatat telah melakukan tindakan rasis sebanyak tiga
kali di musim ini.
UEFA memberikan konfirmasi pada Selasa
(26/2/13) lalu apabila mereka dapat menghukum klub yang melakukan
tindakan rasis, saat Lazio mengalahkan Borussia Monchengladbach dengan
skor 2-0 di leg kedua babak 32 besar Europa League. Selain itu, UEFA
akan menuntut tindakan suporter yang menyalakan kembang api.
Selain
itu, Laziale sendiri pernah terbukti bersalah melakukan tindakan rasis
saat melawan Tottenham Hotspur dan Maribor. Dalam kasus melawan Maribor,
di Slovenia; Lazio sedikit beruntung sebab UEFA menangguhkan hukuman
bermain tanpa penonton selama dua tahun di Europa League.
Sekarang,
hukuman itu bisa saja menjadi kenyataan ketika Komisi Disiplin UEFA
akan melakukan rapat pada Rabu (27/2/13) siang waktu setempat, dan besar
kemungkinan Lazio akan bermain tanpa penonton saat menjamu VfB
Stuttgart pada leg kedua babak 16 besar Europa League di Stadion
Olimpico, Kamis (14/2/13) malam waktu setempat atau Jumat (15/3/13)
dinihari WIB mendatang.
Bukan hanya Lazio, Monchengladbach pun
akan menghadapi tuntutan dari UEFA akibat ulah suporter mereka yang
menyalakan kembang api di Stadion Olimpico. Roma sendiri hampir rusuh
dengan kedatangan sekitar 8000 pendukung Monchegladbach. Kekisruhan pun
terjadi, tiga suporter Monchengladbach mengalami luka tusuk dalam
bentrokan tersebut, walau tak ada suporter yang mengalami cedera serius.
Presiden
Lazio Claudio Lotito pun mengaku kecewa dengan adanya kekerasan
tersebut, walau Lotito merasa keberatan apabila UEFA menyalahkan klub.
“Saya meminta kepada media untuk tidak memberi label kepada suporter
Lazio sebagai pihak protagonis. Roma adalah kota metropolis, dan tidak
sedikit orang jahat yang ada di sini,” ujar Lotito.
“Contohnya,
tidak ada pembuktian apabila semua kekisruhan ini dilakukan oleh
suporter Lazio yang telah terorganisir. Tidak ada satu pun yang mencoba
untuk membenarkan tindakan seperti ini, tapi saya katakan apabila saya
terus melakukan kontak dengan pihak kepolisian, dan mencoba untuk
mengerti apakah oknum tersebut benar-benar berhubungan denga Lazio,”
Lotito menjelaskan.
“Dalam padangan saya, mereka harus melakukan
penyidikan secepatnya, dan mengirim oknum tersebut ke penjara, dengan
demikian mereka tidak memiliki kesempatan untuk kembali melakukan hal
yang sama,” imbuh Lotito dengan penuh harap.

0 comments:
Post a Comment