Monday, March 11, 2013

Tontowi/Liliyana Cetak Sejarah

All England 2013
SportPoin, Jakarta: Sejarah dicetak Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Ganda campuran Indonesia itu meraih gelar All England dua kali berturut-turut. Tontowi/Liliyana meraih gelar All England keduanya setelah mengalahkan Zhang Nan/Zhao Yunlei dari Cina dalam dua set langsung 21-13 dan 21-17.

"Senang sekali kami bisa mempertahankan gelar juara, ini adalah sejarah untuk Indonesia," tutur Liliyana usai pertandingan di National Indoor Arena, Birmingham, Senin (11/3/13) dinihari WIB. "Kami bangga bisa memberikan yang terbaik."

Hingga kini, Indonesia tercatat sudah tiga kali memenangkan gelar juara ganda campuran All England. Sebelum Tontowi/Liliyana, Christian Hadinata/Imelda Wiguna juga menjadi juara pada 1979.

Di nomor tunggal putra, Indonesia punya Rudi Hartono. Rudi tercatat menjuarai turnamen bulu tangkis tertua di dunia tersebut delapan kali, tujuh di antaranya berturut-turut (1968, 1969, 1970, 1971, 1972, 1973, 1974, 1976).

Liem Swie King juga pernah dua kali berturut-turut memenangkan gelar All England dan selang satu tahun setelahnya ia kembali berjaya (1978, 1979, 1981). Disusul Hariyanto Arbi yang juga menjadi juara di 1993 dan 1994.

Susi Susanti hingga kini menjadi satu-satunya pemain tunggal putri Indonesia yang pernah menjuarai All England. Mantan ratu bulu tangkis Indonesia itu meraih empat gelar, masing-masing dua gelar berturut-turut (1990, 1991, 1993, 1994).

Ganda putra Indonesia pun pernah menjadi langganan juara All England. Pasangan Christian Hadinata/Ade Chandra menjadi juara pada 1972 dan 1973. Gebrakan juga dibuat pasangan Tjun Tjun/Wahjudi dengan meraih enam gelar juara All England, empat di antaranya berturut-turut (1974, 1975, 1977, 1978, 1979, 1980).

Peraih medali emas Olimpiade Atlanta 1996, Ricky Soebagdja/Rexy Mainaky juga tercatat pernah meraih gelar All England dua kali berurutan di 1995 dan 1996.

0 comments:

Post a Comment