Tuesday, May 14, 2013

FIFA Segera Tindak Kasus Rasisme di Laga Milan Kontra Roma

Kasus Rasisme
SportPoin, Milan: Lagi-lagi sepakbola Italia tercoreng karena kasus rasis. Tepatnya Minggu (12/5/13) waktu setempat, terkuak pelecehan berbau rasis oleh suporter Roma pada pemain AC Milan, Mario Balotelli. Karenanya, laga sempat dihentikan beberapa saat.

FIFA yang menerima laporan ini langsung bergerak cepat dalam melakukan penyelidikan. Sepp Blatter selaku presiden federasi tertinggi sepakbola dunia itu berjanji pihaknya akan segera menyelesaikan kasus ini. Dalam kutipannya yang dipublikasikan lewat twitter resmi FIFA, Blatter mengatakan kalau dirinya terkejut dengan pelecehan rasisme yang kembali terjadi di Italia.

Sebelum ini, Balotelli sudah mengalami beberapa pelecehan berbau rasis. Saat membela Milan di Derby Della Madonnina akhir Februari lalu, Balotelli yang terkenal bengal itu diejek oleh suporter Inter yang lebih dikenal dengan sapaan Interisti. Sebagai hukuman, federasi sepakbola Italia (FIGC) memberi hukuman denda buat Inter Milan.

Mundur ke belakang, giliran Kevin-Prince Boateng yang menerima hinaan serupa. Saat Milan jumpa Pro Patria di ajang uji coba, Boateng yang tak terima dihina memimpin rekan-rekannya untuk pergi meninggalkan pertandingan. Meski dianggap sebagai tindakan yang salah oleh Blatter, aksi Boateng ini justru dibela oleh banyak pihak dari berbagai kalangan.

Pelatih Milan, Massimiliano Allegri geram dengan kasus rasis yang terus-terusan membelit anak asuhnya. Dengan tegas ia sampai mengatakan kalau sepakbola Italia kini sedang tertinggal oleh negara lainnya.

"Ini adalah budaya terbelakang namun Italia punya hal tersebut. Harus ada solusi untuk kasus rasisme. Anda tentunya setuju jika pertandingan dihentikan apabila terkuak kasus pelecehan rasis. itu bisa menghukum banyak orang. Dalam jangka panjang, ini akan membuat Italia menjadi bangsa yang lebih beradab," ucap Allegri.

Selain Balotelli dan Boateng, beberapa pemain lain juga pernah mengalami pelecehan rasisme di Italia. Mereka diantaranya adalah Sulley Muntari (AC Milan), Emanuel Adebayor (Tottenham Hotspur), Paul Pogba (Juventus), dan Samuel Eto'o (saat masih membela Inter Milan).

0 comments:

Post a Comment