Edinson Cavani
SportPoin, Recife: Edinson Cavani, striker Napoli
asal Uruguay belum menentukan masa depannya. Tak diragukan lagi, dia
menjadi `barang panas` di bursa transfer nanti. Real Madrid dan Chelsea
dikabarkan saling bersaing untuk secepatnya mendapatkan tanda tangan
pemain berambut gondrong ini.
Kini, dia sedang konsentrasi untuk membantu Uruguay tembus final Piala Konfederasi. Di semifinal, Uruguay dihadang tim yang bukan sembarangan yaitu Brazil. Namun Marca ingin mengorek masa depan Cavani, bukan Piala Konfederasi. Maklum, namanya terus dikaitkan dengan beberapa klub. Ibarat sebuah `opera sabun` yang tak jelas ujungnya. Apa komentarnya soal ini? Berikut petikan wawancaranya:
Anda merasa sebagai penyerang murni, benarkan?
Saya bukan seorang penyerang yang statis. Saya lebih ke seorang pencetak gol yang banyak bergerak. Saya bahkan siap berlari ke belakang untuk bertahan. Penting untuk kembali ke belakang, mencuri bola dan memberi umpan ke depan. Saya senang untuk bermain lebih bebas.
Siapa tim yang Anda dukung saat masih kecil? Madrid?
Ha ha ha..Tidak, saya justru tidak melihat apa yang terjadi di luar negeri. Saya hanya ingin bersenang-senang, itu saja.
Ayah Anda bilang, Anda ingin gabung Madrid....
Ini kesempatan emas untuk memberi tahu kepada dunia, ketika keluarga saya yang bicara, itu bukan omongan Edinson Cavani. Saya meminta keluarga saya untuk tidak bicara lagi, karena itu bisa berbahaya. Saya milik Napoli dan semuanya tergantung klub. Jika memang ada opsi lain, kita akan lihat. Yang ingin saya lakukan adalah duduk dengan presiden dan memutuskan masa depan secara bersama.
Madrid sudah ajukan penawaran....
Madrid salah satu klub terbaik di dunia, tapi belum ada kesepakatan. Saat kita masih kecil, kita pasti akan bermimpi main di tim seperti Madrid atau Barca, tapi saat ini saya bersama Napoli dan saya bangga bisa di sana. Jika saya pergi, saya siap untuk gabung klub lebih besar. Kita lihat saja.
Anda kaget saat Presiden Aurelio De Laurentiis bilang hanya Madrid yang memberikan tawaran?
Bicara jujur, ya saya kaget, itu karena saya tak tahu apapun soal itu.

0 comments:
Post a Comment