Jose Mourinho
SportPoin, London: Jose Mourinho. Nama pelatih yang
satu pasti tidak asing lagi bagi para penggemar sepak bola di seluruh
dunia. Pria asal Portugal ini memang pelatih yang kontroversial baik di
dalam maupun luar lapangan. Tak heran banyak yang membenci pria berusia
50 tahun ini.
Namun tidak bisa dipungkiri kalau Mou merupakan pelatih bertangan dingin yang mampu meracik tim menjadi hebat. Hal tersebut dibuktikan dengan raihan trofi yang dia persembahkan kepada tim yang dilatihnya seperti Porto, Chelsea, Inter Milan, dan Real Madrid.
Namun tidak bisa dipungkiri kalau Mou merupakan pelatih bertangan dingin yang mampu meracik tim menjadi hebat. Hal tersebut dibuktikan dengan raihan trofi yang dia persembahkan kepada tim yang dilatihnya seperti Porto, Chelsea, Inter Milan, dan Real Madrid.
The
Special One ini dikenal pelatih yang punya kepribadian kuat. Ia mampu
menanamkan mental juara kepada anak-anak asuhnya. Kalah sepertinya
menjadi kata yang tabuh diucapkan oleh Mourinho. Apalagi ketika skuatnya
sedang bertanding di hadapan pendukungnya sendiri.
Kehebatan Mou
memimpin anak asuhnya bermain di depan pendukungnya sendiri membuat
dirinya pantas dijuluki raja kandang. Mourinho memulai rekor tidak
terkalahkan di kandang sejak membesut FC Porto. Dari 38 partai kandang
Porto, Mourinho menang sebanyak 36 kali dan sisanya seri.
Sentuhan
tangan dingin Mou berlanjut saat menukangi Chelsea. Pria yang
mempersembahkan treble winner untuk Inter Milan itu meninggalkan catatan
tak terkalahkan dalam 60 laga kandang Liga Premier yang sekaligus
menjadi rekor di tanah Inggris. Ia sukses mencatatkan 46 kali kemenangan
dan 14 seri selama berlaga di Stamford Bridge.
Manajer sekelas
Sir Alex Ferguson pun harus mengakui kehebatan Mourinho. Dari 16
pertemuan keduanya, Mourinho memimpin dengan tujuh kali menang, tujuh
kali imbang, dan menerima dua kali kekalahan. Artinya, Mourinho unggul
atas Sir Alex.
Kini The Only One akan kembali lagi ke London
untuk mengarsiteki Frank Lampard dan kawan-kawan. Apakah pria yang
pernah menjadi penerjemah ini mampu mengulangi catatan emasnya bersama
The Blues. Semua akan terjawab saat Liga Premier musim 2013-14 bergulir.

0 comments:
Post a Comment