Piala Konfederasi
SportPoin, Rio de Janeiro: Sesuai dengan instruksi
pelatih Vicente Del Bosque, Timnas Spanyol berlaku kejam saat menghadapi
lawan yang jauh di bawah kemampuan mereka, Timnas Tahiti, dalam
lanjutan penyisihan Grup B Piala Konfederasi 2013 yang berlangsung di
Estadio do Maracana, Rio de Janeiro, Kamis, 20 Juni 2013 malam waktu
setempat atau Jumat (21/6/13) dinihari WIB. La Furia Roja tanpa ampun menghancurkan perlawanan Toa Aito, julukan Tahiti, dengan skor sangat telak 10-0 (4-0).
Dengan kemenangan ini, Spanyol menempati peringkat pertama klasemen grup dengan jumlah enam (6) poin hasil dari dua partai dan selisih plus 11 gol. Statistik tersebut sejatinya telah menempatkan Spanyol di babak semifinal dengan predikat dua tim terbaik grup. Namun, secara matematis, Spanyol masih bisa tersingkir andaikata kalah sangat telak di pertandingan terakhir melawan Nigeria dan Uruguay mampu mencatat dua kali kemenangan lawan Elang Super, julukan Nigeria, dan Tahiti dengan selisih gol yang sangat besar pula.
Setelah "hanya" mencetak empat gol di 45 menit pertama, di babak kedua, Spanyol tampil lebih ofensif. Hal ini tampak dari ditariknya bek Sergio Ramos yang digantikan winger Jesus Navas. Pergantian ini membuat Javi Martinez ditarik ke sentral pertahanan. Tiga menit setelah peluit babak kedua dimulai, Spanyol menambah keunggulan menjadi 5-0 lewat sambaran David Villa yang meneruskan umpan tarik Nacho Monreal.
Gol tersebut kian menambah semangat Fernando Torres dkk untuk menjebol gawang Mickael Roche. Di menit ke-57, perubahan formasi Del Bosque membuahkan hasil. Memanfaatkan umpan silang Navas, Torres mencetak gol ketiganya. Skor 6-0. Dua menit kemudian, David Silva membuang peluang emas. Lima menit berselang, Villa mengikuti jejak Torres dengan mencetak hat-trick. Gol ini tak lepas dari blunder kiper Roche saat mengantisipasi umpan panjang Javi Martinez.
Pesta gol kian tercium setelah dua menit kemudian, giliran Juan Mata yang mencatatkan namanya di papan skor. Bekerja sama dengan David Silva, Mata berhasil mendapatkan bola liar dan dari jarak 11 meter melepaskan tembakan yang melaju di sela-sela kaki kiper Roche. Skor 8-0. Semenit kemudian, kiper Roche mengepalkan tangannya ke udara pertanda kegembiraan luar biasa usai menepis tendangan bebas Villa. Aksi Roche mendapat sambutan hangat dari publik Maracana.
Di menit ke-77, Torres gagal mengeksekusi penalti ketika tendangannya hanya membentur mistar. Namun, semenit kemudian, Torres membayar lunas kesalahannya dan menjebol gawang Tahiti untuk keempat kalinya. Skor 9-0. Pesta gol Spanyol digenapi David Silva satu menit menjelang waktu normal berakhir. Skor akhir 10-0.
Susunan Pemain:
Spanyol (4-3-3):
Pepe Reina; Cesar Azpilicueta, Raul Albiol, Sergio Ramos (Jesus Navas), Nacho Monreal; Santi Cazorla (KK, Andres Iniesta, 76), Javi Martinez, David Silva; Juan Mata (Cesc Fabregas, 68), Fernando Torres, David Villa.
Tahiti (5-4-1):
Roche; Ricky Aitamai, Jonathan Tehau, Nicolas Vallar, Teheivarii Ludivion, Edson Lemaire (Yannick Vero, 74); Marama Vahirua, Heimano Bourebare (Lorenzo Tehau, 68), Henri Caroine, Steevy Chong Hue; Alvin Tehau (Teaonui Tehau, 53).
Wasit: Djamel Haimoudi (Aljazair)

0 comments:
Post a Comment