Tuesday, January 17, 2012

Ambisi Menghentikan Lari Kencang Inter

Jelang Inter vs Lazio
Pelatih Lazio Edy Reja memberi instruksi kepada anak didiknya saat menghadapi Chievo pada laga lanjutan Serie A di Stadio Olimpico, Roma














Roma: Pelatih Lazio Edy Reja tertantang membawa tim asuhannya kembali merasakan gemerlap Liga Champions untuk pertama kalinya dalam lima tahun. Peluang terbuka. Mereka berada di posisi keempat klasemen sementara Serie A dan hanya dua poin di bawah Udinese yang menghuni peringkat ketiga, posisi terakhir menuju Liga Champions.


Akan tetapi, banyak pemerhati sepakbola yang melihat tantangan terbesar Lazio bukan dari atas, melainkan dari bawah dimana Inter Milan berlari cepat menaiki tangga demi tangga di klasemen. Beberapa bulan lalu Inter tak dianggap bakal mampu bersaing dalam perburuan titel scudetto maupun Liga Champions.

Tetapi kini keadaan berubah. Inter tancap gas dengan merebut delapan kemenangan dari sembilan pertandingan terakhir. Nerazzurri hanya berada satu poin di bawah Lazio dan kesempatan menyalip terbuka di saat mereka menjamu Biancocelesti di Stadio Giuseppe Meazza, Minggu (22/1) malam waktu setempat atau Senin dini hari WIB.

Kalah akan memaksa Lazio dihadapkan pada tugas ekstra berat untuk kembali ke zona tiga besar. Berat bagi Lazio mengingat Inter sedang berada pada puncak kepercayaan diri, terutama setelah mengalahkan AC Milan akhir pekan lalu. Meski demikian, Reja optimistis mampu menghentikan lari cepat tim besutan Claudio Ranieri.

Kami akan ke Milan—melawan Inter—dengan ambisi 100 persen meraih hasil postif, kemenangan,” kata Reja. “Pada pertandingan terakhir Inter bermain apik. Mereka kuat dari sisi fisik maupun dari sudut pandang mental.”

Reja tak cuma mengincar poin dari Inter tapi juga kepercayaan Laziale, julukan buat penggemar Lazio. Ia harus tebal kuping menghadapi kritik fan seperti ketika mereka dipermak Siena empat gol tanpa bisa membalas pada partai perdana Serie A di tahun ini, 7 Januari lalu. Reja disoraki sebelum pasukannya akhirnya mengalahkan Atalanta 2-0, Minggu (15/1).

Reja bisa memaklumi harapan besar fan dan yakin timnya berada pada jalur yang tepat. Lazio hanya satu poin di belakang dari titik yang sama di musim lalu ketika mereka finis di urutan kelima.

0 comments:

Post a Comment