Semifinal Liga Champions
Bayern Munich's midfielder Bastian Schweinsteiger celebrates after
winning the UEFA Champions League second leg semi-final against Real
Madrid against at the Santiago Bernabeu stadium in Madrid on April 25,
2012.
SportPoin, Madrid: Drama terjadi di leg
kedua semifinal Liga Champions yang berlangsung di Santiago Bernabeu,
Rabu (25/4) malam waktu setempat atau Kamis (26/4) dinihari WIB. Tuan
rumah Real Madrid harus menelan pil pahit di depan publiknya sendiri.
Setelah berhasil mengejar ketinggalan 1-2 di leg pertama dengan unggul lewat skor yang sama 2-1, Los Blancos akhirnya harus mengakui keunggulan Bayern Muenchen 1-3 lewat adu penalti setelah melalui babak perpanjangan waktu agregat tetap sama kuat 3-3. Muenchen berhak melaju ke final yang akan digelar di kandang sendiri, Allianz Arena, 19 Mei mendatang, dan bertemu dengan Chelsea yang pada semifinal lainnya sukses memecundangi juara bertahan Barcelona dengan agregat 3-2.
Melihat jalannya pertandingan selama 90 menit waktu normal, Muenchen pantas tampil jadi pemenang mengingat Bastian Schweinsteiger dkk lebih dominan menguasai jalannya pertandingan dan mengkreasi peluang lebih banyak dibanding Madrid. Setelah tertinggal 0-1 lewat gol Cristiano Ronaldo dari titik putih penalti di menit kelima, Muenchen langsung mengambil alih kendali penguasaan bola.
Hasilnya, dua peluang emas didapat Arjen Robben dan Franck Ribery. Beruntung bagi Madrid, sontekan Robben melambung di atas mistar gawang dan Sami Khedira bertindak lebih cepat ketimbang Ribery saat mengantisipasi bola rebound hasil tepisan Iker Casillas terhadap sepakan Mario Gomez. Muenchen pun tak kehilangan jati dirinya setelah di menit ke-14, memanfaatkan umpan matang Mesut Ozil, Ronaldo menambah keunggulan Madrid menjadi 2-0.
Gol tersebut justru kian memompa semangat dan level permainan Muenchen. Walhasil, gawang Madrid mendapat tekanan hebat dari tim tamu yang mengandalkan trisula Robben, Ribery, dan Gomez. Tekanan tersebut membuahkan hasil di menit ke-26 ketika akselerasi Gomez dilanggar Pepe di kotak terlarang. Meski dapat dibaca, eksekusi penalti Robben tak dapat ditepis secara sempurna oleh Casillas. Skor 1-2 untuk Madrid atau agregat sama kuat 3-3.
Dalam 15 menit terakhir babak pertama, kedua tim silih berganti melakukan serangan. Muenchen mendapat peluang berarti di menit ke-33 ketika lolos dari jebakan off-side, sepakan Gomez dapat diblok Casillas. Di injury time, Casillas kembali membuat penyelamatan dengan menepis tendangan bebas Robben.
Di babak kedua, Muenchen kian dominan, sementara Madrid tampak kesulitan membongkar solidnya lini belakang tim tamu. Stamina Ronaldo dkk pun tampak jelas menurun. Sebaliknya, Schweinsteiger dkk lebih segar mengingat di laga domestik di akhir pekan sembilan pemain utama Bayern diistirahatkan. Meski demikian, Madrid sempat mendapat peluang di menit ke-56 ketika tendangan Benzema memaksa Neuer membuat save.
Sepuluh menit kemudian giliran Casillas yang berjibaku merebut bola di kaki Robben. Masuknya Kaka menggantikan Angel Di Maria sedikit banyak mengubah warna serangan Madrid. Akan tetapi, laga sejatinya bakal usai jika lima menit sebelum waktu normal 90 menit berakhir, Gomez mampu memanfaatkan peluang emas di depan gawang Casillas. Lewat kerja sama cantik antara Ribery dan Robben, bola disodorkan kepada Gomez yang berhasil mengelabui kawalan Alvaro Arbeloa. Sayang, Gomez terlalu lama mengolah bola. Sepakannya dari jarak 8 meter dapat diblok Sergio Ramos. Selamatlah gawang Madrid.
Dengan skor 2-1 untuk Madrid, maka agregat jadi sama kuat 3-3. Laga dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu. Tak banyak peluang yang didapat kedua tim. Meski Madrid tampil lebih dominan seiring dengan masuknya Gonzalo Higuain, keinginan kedua tim untuk mengamankan skor dan mengakhiri laga dengan adu tendangan 12 pas mudah terbaca.
Adu penalti digelar. Dari hasil undian, Muenchen mendapat kesempatan pertama, kondisi yang sejatinya menguntungkan. Drama pun terjadi. Dua eksekutor Muenchen, masing-masing David Alaba dan Gomez sukses mengelabui Casillas, sebaliknya tendangan dua algojo Madrid, Ronaldo dan Kaka, dengan mudah dapat ditepis Neuer. Skor 2-0 untuk Muenchen.
Publik Bernabeu bersorak ketika dua eksekutor Muenchen berikutnya, yaitu Toni Kroos dan kapten Phillip Lahm juga gagal menunaikan tugasnya dengan baik seiring gemilangnya blok yang dilakukan Casillas. Madrid yang sebelumnya mampu memperkecil ketinggalan lewat eksekusi Xabi Alonso, mendapat peluang untuk menyamakan kedudukan melalui eksekutor keempat yang diemban Sergio Ramos. Sayang, sepakan Ramos melambung jauh di atas mistar. Walhasil, Muenchen pun berhak meraih tiket ke babak final ketika algojo terakhir Schweinsteiger berhasil mengecoh Casillas. Skor 3-1 untuk Muenchen.

0 comments:
Post a Comment