Thursday, April 26, 2012

Terry Tak Diizinkan Angkat Trofi

Chelsea
Chelsea's defender John Terry (2L) receives a red card from Turkish referee Cuneyt Cakir during the UEFA Champions League second leg semi-final football match Barcelona against Chelsea at the Camp Nou, on April 24, 2012.






SportPoin, Nyon: Kabar buruk dan menyakitkan bagi John Terry. Uni Sepakbola Eropa (UEFA) tidak akan mengizinkan kapten utama Chelsea berusia 31 tahun itu untuk mengangkat trofi Liga Champions—kali pertama sepanjang kariernya—andaikata skuad asuhan Roberto Di Matteo berhasil mempecundangi Bayern Muenchen di babak final yang akan berlangsung di Allianz Arena, 19 Mei mendatang.

Pasalnya, UEFA tidak menyukai sosok pemain yang sedang menjalani hukuman atau skorsing ikut berpartisipasi dalam seremonial penyerahan piala paling bergengsi di Benua Biru tersebut. Seperti diketahui, menyusul kartu merah yang diterimanya di laga leg kedua semifinal Liga Champions melawan Barcelona di Camp Nou, Selasa (24/4) lalu, Terry otomatis mendapat skorsing satu pertandingan dan terancam mendapat sanksi tambahan.

Artinya, Terry pun tidak akan diperkenankan duduk di bench Chelsea, bersama-sama tiga rekannya yang juga absen di laga pamungkas tersebut karena telah mendapatkan dua kartu kuning, yaitu Raul Meireles, Ramires, dan Branislav Ivanovic.

UEFA sendiri berharap kapten tim yang memenangi laga final tersebut—dipastikan kapten Chelsea dijabat Frank Lampard—yang akan mengangkat trofi di acara presentasi juara. Segala perubahan terkait soal aturan tersebut sebelumnya harus disetujui Komite Disiplin UEFA. Chelsea sendiri menyatakan bahwasanya soal tersebut bukanlah prioritas dan mereka tidak akan memaksa pihak UEFA melakukan perubahan.

Di partai final Liga Champions musim 1998-1999 antara Manchester United dan Bayern Muenchen di Camp Nou, dua pemain kunci Setan Merah, yaitu kapten utama Roy Keane dan playmaker Paul Scholes, juga tak hadir dalam upacara presentasi juara mengingat keduanya mendapat skorsing alias absen di babak final.

0 comments:

Post a Comment