Wednesday, April 25, 2012

Terry Minta Maaf Atas Kartu Merahnya

Chelsea
SportPoin, Barcelona: Kapten Chelsea, John Terry, meminta maaf atas kartu merah yang diterimanya saat menghadapi Barcelona yang membuat dirinya absen pada final Liga Champions. Terry dikeluarkan wasit dari lapangan karena pelanggarannya terhadap Alexis Sanchez di menit 37.

Diusirnya Terry menjadi pemicu tertinggalnya Chelsea oleh gol Andres Iniesta dan Sergio Busquets. Namun Chesea membalasnya dengan gol yang dibukukan Ramires dan Fernando Torres.

Terry, mengakui bahwa hasil ini terasa agak pahit, karena dirinya tidak akan memimpin Chelsea di Muenchen. "Sanchez melesat kencang ke arahku. Saya melihat tayangan ulang, dan itu terlihat buruk," kata Terry kepada Sky Sports.

"Saya bukan tipe pemain yang sengaja melukai siapapun. Saya telah mengangkat lututku, yang mungkin seharusnya tidak saya lakukan di belakang. Namun mudah-mudahan orang-orang yang tahu bahwa saya sebagai pribadi, sebagai pemain...Saya bukan pemain dengan tipe seperti itu."

"Saya kecewa, namun (merasa) senang untuk rekan-rekan. Untuk datang ke sini dan bermain dengan cara yang mereka lakukan, dan mendapatkan hasil seperti yang mereka dapat dengan sepuluh orang (pemain)... Saya pikir saya telah mengecewakan. Saya telah meminta maaf kepada mereka, dan saya juga ingin meminta maaf kepada para penggemar."

"Saat itu, saya kebingungan sebab saya berusaha untuk sedikit melindungi diriku sendiri, namun melihat tayangan ulang, saya tidak mengkomplain. Saya telah menjatuhkan orang itu. Mereka tampil brilian, maka mudah-mudahan (kemenangan) ini tidak menjauh dari para pemain."

Terry, yang berniat menebus kegagalan mengeksekusi penalti yang membuat Chelsea kalah dari Manchester United pada final 2008, setuju kalau dirinya merasa sakit karena akan absen di final. "Dalam catatan pribadi, tentu saja," ucapnya.

"Namun inilah yang layak diterima klub sepak bola. Kami layak berada di final Liga Champions. Anak-anak sangat baik, dan saya harap insiden ini tidak mengurangi kerja keras yang mereka lakukan."(

0 comments:

Post a Comment