Timnas italia
Striker Manchester City Mario Balotelli mengenakan hoodie saat memasuki kamp latihan klub di Carrington.
SportPoin, Roma : Setelah mengatakan menolak keras
tindakan pelecehan rasial, kini pemain Timnas Italia sekaligus penyerang
Manchester City, Mario Balotelli, mengungkapkan bahwa dia merupakan
seorang jenius. Balotelli yang kerap membuat pusing Roberto Mancini,
pelatih City, ini pun memaparkan bahwa bukanlah hal mudah memiliki bakat
besar yang telah diberikan kepadanya.
"Saya pikir saya adalah seorang jenius, bukan pemberontak," ungkap Balotelli kepada France Football. "Saya memiliki kehidupan dan dunia saya sendiri; saya dapat melakukan apa yang saya inginkan, tanpa mengganggu orang siapa pun. Saya percaya apabila saya lebih cerdas dibandingkan orang pada umumnya," lanjut pemain berusia 21 tahun ini. "Banyak yang mengatakan bahwa menjadi jenius sering mendapat kesalahpahaman. Jadi kemungkinannya bahwa seorang jenius adalah orang yang berbeda dan tidak mudah untuk dipahami orang lain," tandas pemain yang lahir di kota Palermo, Italia, ini.
Saat ini, Super Mario, julukan untuk Balotelli, bersama dengan skuad Timnas Italia yang diarsiteki Cesare Prandelli tengah bersiap-siap untuk berlaga di turnamen paling bergengsi di Eropa, yakni Euro 2012. Melalui turnamen tersebut, pemain dengan tinggi 188 cm ini mencoba untuk unjuk kemampuan.
"Mimpi saya adalah menjadi yang terkuat dalam sejarah sepakbola. Saya tahu saya hebat, namun saya akan terus berusaha untuk menjadi lebih kuat," Balotelli menjelaskan. "Mendapatkan penghargaan Balon d’Or adalah merupakan hal yang penting setelah meraih title juara Piala Dunia dan Euro. Saya pikir saya akan memenangkan title tersebut, namun saya harus berusaha lebih keras lagi untuk mendapatkannya," tandas Balotelli.

0 comments:
Post a Comment