Chelsea
FC Barcelona's coach Pep Guardiola gives a press conference at Camp Nou
stadium in Barcelona on April 20, 2012, on the eve of the Spanish League
"El clasico" football match Real Madrid vs Barcelona.
SportPoin, London: Kesempatan emas bagi Chelsea
untuk mendapatkan manajer top sekaliber Pep Guardiola. Pelatih termuda
sepanjang sejarah yang berhasil menggondol gelar paling prestisius di
kancah Eropa, Liga Champions, itu diklaim memberikan sinyal bersedia
duduk di meja perundingan dengan The Blues.
Seperti yang diketahui, sejak lama owner Chelsea Roman
Abramovich mengidolakan mantan gelandang Barcelona di era 1990-2001 itu.
Pasalnya, selain mengedepankan filosofi permainan yang selalu menyerang
dan menghibur, Guardiola pun terbukti sukses dalam mengantarkan
kemenangan. Selama empat musim tinggal di Camp Nou, Guardiola tercatat
mengantarkan 14 gelar, prestasi langka bagi seorang pelatih Barca.
Karenanya, setelah memecat Andre Villas-Boas pada Maret lalu, Abramovich
menggerakkan staf khususnya untuk mendekati Guardiola yang saat itu
dikabarkan hendak meninggalkan Barca. Sayang, dua kali langkah
pendekatan yang dilakukan Chelsea, dua kali pula Guardiola menampiknya.
Namun, kesabaran Abramovich akhirnya membuahkan hasil yang manis. Pintu
untuk memboyong Guardiola ke Stamford Bridge mulai terbuka seiring
dengan pernyataannya menjelang final Copa del Rey (Baca: Guardiola Menanti Rayuan yang Menggoda).
Nah, menurut sumber, Guardiola diam-diam telah bertemu dengan
utusan Abramovich di Spanyol, Senin (28/5) lalu. Dalam pertemuan
tersebut, Chelsea belum mendapatkan sinyal positif. Pasalnya, Guardiola
menuntut ingin bertemu langsung dengan Abramovich sebelum membuat
keputusan menerima lamaran atau menolak pinangan Chelsea.
Bisik-bisik, Abramovich telah menyodorkan kontrak gaji bersih senilai 11
juta pound atau sekitar Rp 160 miliar per musim. Hebatnya, Abramovich
tidak akan menuntut Guardiola mengantarkan gelar bagi Chelsea dalam dua
musim pertamanya. Abramovich menginginkan Guardiola terlebih dahulu
merombak dan menyusun skuad yang kompetitif. Kabar ini tentunya kian
mengaburkan masa depan caretaker tim Roberto Di Matteo.

0 comments:
Post a Comment