Juventus
Striker Manchester City Mario Balotelli pada partai pertama semifinal
Carling Cup melawan Liverpool di Etihad Stadium, Manchester, 11 Januari
2012.
Liputan6.com, Turin: Masa depan striker Manchester City
Mario Balotelli di Etihad Stadium kembali diragukan menyusul ulahnya di
laga lawan Arsenal yang berlangsung di Emirates Stadium, Minggu, 8
April lalu. Ketika itu, tanpa ada bola, Balotelli menginjak kaki
gelandang The Gunners, Alexander Song. Insiden yang luput dari
pengamatan wasit. Meski demikian, Balotelli tetap diganjar kartu merah
di pengujung pertandingan.
Sejak saat itu, bos City Roberto Mancini memberikan indikasi telah kehilangan kesabarannya melihat ulah striker muda berusia 21 tahun itu. Karenanya, sebagai ancang-ancang mengantisipasi bursa transfer musim panas mendatang, agen Balotelli, Mino Raiola, bergerak aktif dengan menjajakan kliennya ke klub-klub elite Eropa.
Salah satu klub yang didatangi Raiola adalah raksasa Serie A Italia, Juventus. Namun, menurut sumber yang dekat dengan Bianconeri, klub yang kini tengah mengincar scudetto itu menolak tawaran yang disodorkan Raiola. Dalam arti, Juve enggan mengakuisisi hak kepemilikan mantan striker Inter Milan tersebut. Alasannya, kubu Antonio Conte cemas jika kedatangan Balotelli ke Turin bakal mengganggu keutuhan dan keharmonisan para pemain di ruang ganti.
Karenanya, kini Raiola tengah menimbang untuk menjajakan Balotelli kepada dua klub raksasa lainnya di Kota Milan: AC Milan dan Inter Milan. Sampai sejauh ini, Nerazzurri belum memberikan tanda-tanda ketertarikannya untuk kembali memakai jasa Balotelli.
Sementara itu, bukan rahasia lagi jika Wakil Presiden Rossoneri Adriano Galliani tertarik dengan talenta yang dimiliki Balotelli. Namun, Galliani dan Milan tampaknya baru akan bergerak jika City memberikan lampu hijau untuk bernegosiasi dan menyodorkan besaran fee transfer yang dinilai pas dan wajar.

0 comments:
Post a Comment