Final Europa League
Selebrasi gol striker Atletico Madrid Radamel Falcao ke gawang Athletic
Bilbao di laga final UEFA Europa League yang berlangsung di National
Arena Stadium, Bucharest, 9 Mei 2012. Atletico unggul 3-0
SportPoin, Bucharest: Atletico Madrid untuk kali
kedua tampil sebagai jawara UEFA Europa League. Dalam final musim
2011-2012 yang berlangsung di Arena National, Bucharest, Rumania, Rabu
(9/5) malam waktu setempat atau Kamis (10/5) dinihari WIB, Los Rojiblancos
dengan gagah perkasa menghancurkan perlawanan Athletic Bilbao dengan
skor telak 3-0 (2-0). Sebelumnya, di musim 2009-2010, Atletico meraih
gelar pertamanya usai mengalahkan Fulham 2-1 melalui perpanjangan waktu.
Adalah striker andalan asal Kolumbia berbandrol 40 juta euro, Radamel Falcao, yang menjadi kunci sukses keberhasilan Atletico. Gol cepat Falcao di menit keenam dan tujuh detik—melalui tembakan melengkung ke pojok kanan gawang yang dijaga Gorka Iraizoz—membuat Bilbao tertekan dan gagal menampilkan penampilan terbaiknya.
Meski sempat mencoba bangkit dan mengkreasi peluang, tampak jelas Fernando Llorente dkk sangat down dengan gol cepat Falcao tersebut. Hal itu tampak dari kegagalan Llorente saat mendapatkan peluang emas di menit ke-19 menyusul tendangan volleynya yang melenceng dari gawang Thibaut Courtois yang empat menit kemudian tampil gemilang dengan memblok tendangan keras Iker Muniain.
Di menit ke-33, Falcao kembali menunjukkan kapabilitasnya sebagai bomber yang tajam di dalam kotak penalti. Gol ini bermula dari kesalahan bek Bilbao Andoni Iraola yang terlambat menyodorkan bola kepada rekan-rekannya. Walhasil, bola dicuri Arda Turan yang kemudian melontarkan umpan mendatar pada Falcao. Dengan aksi individu yang memukau, Falcao mengelabui Javi Martinez dan kemudian melancarkan tembakan yang tak dapat diantisipasi Iraizoz. Skor 2-0 untuk Atletico bertahan sampai turun minum.
Di awal babak kedua, pelatih Marcelo Bielsa bereaksi dengan memainkan dua pemain sekaligus, Inigo Perez dan Ibai Gomez. Hanya berselang 30 detik Bilbao mengancam gawang Courtois ketika crossing akurat Muniain dapat dihalau Joao Miranda. Gebrakan itu membuat Bilbao mulai mendominasi jalannya pertandingan. Bielsa kembali memainkan amunisi baru dengan menambah stok penyerang dengan memainkan Gaizka Toquero.
Namun, sayangnya, anak-anak asuhan Bielsa terlalu terburu-buru. Sejumlah serangan yang dibangun dari bawah kerap mentok sebelum memasuki jantung pertahanan lawan. Di menit ke-63, justru Atletico yang mendapat peluang lewat Adrian. Tak lama kemudian, kiper Courtois kembali tampil gemilang dengan menyelamatkan gawang Atletico dari kebobolan.
Lima menit menjelang waktu normal berakhir, Diego Ribas da Cunha menutup peluang Bilbao. Setelah melewati kawalan Toquero dan Fernando Amorebieta, Diego melepaskan tembakan yang tak mampu dijangkau kiper Iraizoz. Skor 3-0 untuk Atletico.

0 comments:
Post a Comment