Queens Park Rangers
Ekspresi manajer Fulham Mark Hughes sebelum laga lanjutan EPL melawan Blackpool di Craven Cottage, 3 April 2011.
SportPoin, London: Setelah nyaris “divonis” bakal
terjerat degradasi, Queens Park Rangers tinggal selangkah lagi
memastikan diri bertahan di kancah Liga Premier. Keberhasilan skuad
asuhan Mark Hughes memetik lima kali kemenangan di lima partai kandang
yang terakhir membuat The Hoops hanya tinggal membutuhkan tambahan satu poin di partai pamungkas menghadapi Manchester City guna terlepas dari jerat degradasi.
Membutuhkan motivasi dan kerja ekstra plus keberuntungan bagi Joey Barton dkk untuk meraih satu poin yang sangat vital tersebut. Andaikata kembali mengalami kekalahan tandang seperti yang terjadi di lima partai away terakhir, maka QPR bakal terdegradasi jika rival terdekat Bolton Wanderers meraih kemenangan di kandang Stoke City.
Partai itu pun menjadi kesempatan emas bagi Hughes untuk "membalaskan dendamnya" terhadap Roberto Mancini dan The Citizens. Seperti diketahui, Hughes secara menyakitkan dipecat City pada 19 Desember 2009 dan digantikan Mancini.
Namun, ada faktor lain yang membuah Hughes sangat termotivasi menyelamatkan Barton dkk dari jerat degradasi. Yaitu, rezeki nomplok sebesar satu juta pound atau sekitar Rp 14,5 miliar andaikata Hughes mampu membuat QPR bertahan. Rezeki tersebut merupakan kesepakatan bersama yang diraih Hughes dan owner klub, Tony Fernandez, pada 10 Januari lalu.
Jumlah bonus sebesar itu tidak berarti apa-apa jika dibandingkan dengan kerugian yang bakal dialami QPR jika gagal meloloskan diri dari degradasi, yaitu sekitar 60 juta pound atau sekitar Rp 870 miliar.

0 comments:
Post a Comment