Piala Trofeo Tim 2012
Gelandang muda Inter Milan asal Brasil Philippe Coutinho.
SportPoin, Milan: Pada Sabtu (21/7) malam atau Minggu (22/7) dinihari
WIB yang lalu, Inter Milan berhasil meraih gelar ketiga Trofeo TIM,
setelah membungkam dua seteru abadinya di Serie A, Yakni AC Milan dengan
skor 2-1; dan Juventus dengan skor 1-0. Trofeo TIM berhasil menyajikan
dua derby besar sekaligus, yakni Derby Della Madoninna (Inter kontra Milan) dan Derby d’Italia (Inter lawan Juventus), dan diselenggarakan setiap tahun menjelang kompetisi baru di mulai.
Di pertandingan pertama, yang mempertemukan La Beneamata, julukan untuk Inter; dengan La Vecchia Signora, yakni Juventus, berlangsung seru. Inter yang diarsiteki oleh Andrea Starmaccioni, berhasil mengejutkan skuad Juventus di menit ke-11, melalui sebuah gol dari kaki Philipe Coutinho. Konyolnya, gol ini tercipta akibat dari blunder yang dilakukan mantan pemain Inter yang baru saja hijrah ke Juventus, yakni Lucio, yang mencoba untuk menanduk bola, namun gagal; dan bola hasil umpan dari Diego Milito berhasil mencapai kaki Coutinho yang tidak mau menyia-nyiakan peluang tersebut berhasil membobol gawang Juventus yang dikalaw oleh Marco Storari. Keunggulan Inter bertahan hingga 45 menit pertandingan pertama usai.
Di 45 menit kedua kompetisi ini ada Milan yang menantang Juventus. Juventus yang telah kalah dari Inter di laga pertama mencoba untuk bangkit, dan berhasil meraih kemenangan dari Il Diavolo, julukan untuk Milan, dengan skor 1-0. Gol semata wayang Juventus berhasil diciptakan oleh Mirko Vucinic dari titik putih pada menit 31. Hadiah tendangan penalti ini didapat Juventus, setelah Vucinic dilanggat oleh Bakaye Taore.
Pertandingan ketiga menampilkan laga yang lebih seru, karena mempertemukan dua klub sekota, yakni Inter melawan Milan. Laga penug gengsi ini menuntut Milan untuk mengalahkan Inter dengan selisih dua gol. Mimpi I Rossoneri, sebutan untuk Milan, hampir menjadi nyata saat Stephan El Shaarawy berhasil membawa Milan unggul pada menit ke-16, setelah mengecoh Cristian Chivu, dan melepaskan sebuah tendangan keras yang tidak dapat dihalau kiper Milan, Vid Belec.
Ketinggalan satu gol tidak membuat I Nerazzurri, julukan untuk Inter, patah arang. Sembilan menit berselang, Fredy Guarin berhasil menyamakan kedudukan untuk Inter. Gol penyama kedudukan ini berhasil diciptakan Guarin lewat kepalanya yang berhasil menyundul bola umpan Rodrigo Palacio. Sebelas menit kemudian, Palacio kembali menjadi pahlawan Inter, setelah berhasil mencetak satu gol ke gawang Milan, yang memutarbalikan kedudukan. Skor 2-1 untuk kemenangan Inter bertahan hingga pertandingan usai.
Dengan hasil tersebut, Inter dinobatkan menjadi juara Trofeo TIM 2012 dengan meraih poin penuh enam, disusul Juventus yang menjadi runner-up, dan Milan yang menyelesaikan pertandingan tanpa poin sama sekali berada di posisi terakhir.

0 comments:
Post a Comment