Juventus
Pelatih Juventus Antonio Conte tampak terkurung di TV Box di Luigi
Ferraris Stadium, Genoa, 11 Maret 2012, di saat berlangsungnya laga
lanjutan Serie A antara Genoa dan Juve.
SportPoin, Turin: Juventus memberi konfirmasi bakal
melakukan aksi tutup mulut kepada media massa menyusul ditolaknya
permohonan keringanan hukuman (plea bargain) yang diajukan
pelatih Antonio Conte yang dituding terlibat dalam skandal pengaturan
pertandingan yang kini dikenal dengan nama Scommessopoli.
“Pada hari ini, Juventus melakukan boikot terhadap media massa. Situasinya akan dievaluasi besok hari, berdasarkan fakta-fakta yang terjadi pada hari ini, mengingat hasilnya, merupakan aksi sangat serius terkait kehormatan semua subjek yang terlibat, profesional, manajer, karyawan, dan klub. Klub akan melansir penyataan lebih lanjut besok hari,” demikian pernyataan Bianconeri seperti yang dilansir di laman resmi klub.
Langkah yang dilakukan Juve tersebut ditujukan sebagai aksi protes menyusul ditolaknya plea bargain atau permohonan keringanan hukuman yang diajukan Conte kepada Komisi Disiplin FIGC yang tengah menggelar sidang kasus Scommessopoli.
Meski telah meraih kesepakatan dengan Jaksa Penuntut, yaitu menerima skorsing selama tiga bulan plus denda 200 ribu euro, opsi yang diajukan Conte dinilai tak sesuai dengan tuntutan yang dituduhkan kepadanya. Sampai saat ini, belum dapat diketahui apakah Conte bakal mengajukan plea bargain baru atau bersedia maju ke persidangan.
Rumornya, Conte—dituntut karena tak mau melaporkan adanya upaya pengaturan skor saat dirinya masih menangani Siena di musim 2010-2011—sedang menimbang opsi plea bargain baru yang membuat mantan gelandang Juve tersebut diganjar skorsing selama empat bulan dan denda 100 ribu euro. Jika Conte setuju, maka dirinya tidak dapat duduk di bench saat Juve berlaga sampai 1 Desember mendatang.
Sementara itu, Siena yang juga mendapat penolakan atas upaya permohonan keringanan hukuman seperti yang dilakukan Conte, akhirnya menyetujui plea bargain kedua, yaitu mendapat hukuman potongan (penalti) poin sebanyak 6 angka dan denda sebesar 100 ribu euro. Sebelumnya, Siena meminta penalti lima poin. Dengan demikian, di kancah Serie A musim 2012-2013, Siena bakal memulai kompetisi dengan minus (-) lima poin dan Torino minus (-) satu poin.

0 comments:
Post a Comment