Thursday, August 2, 2012

Modric Atau Tidak Sama Sekali

Real Madrid 
Reaksi gelandang Tottenham Hotspur Luka Modric terhadap putusan wasit Mike Jones di laga EPL antara Spurs dan Stoke City di White Hart Lane, 21 Maret 2012.







SportPoin, Madrid: Saga transfer Luka Modric ditengarai bakal terus berlanjut sampai hari pamungkas bursa transfer musim panas, 31 Agustus mendatang. Sampai sejauh ini, baik klub empunya hak kepemilikan Modric: Tottenham Hotspur, dan klub peminat tanda tangan Modric, Real Madrid, belum meraih kesepakatan soal besaran transfer gelandang Timnas Kroasia berusia 26 tahun itu. Spurs menginginkan 45 juta euro, sementara Madrid hanya menyodorkan 30 juta euro plus add-ons.

Lebih dari dua minggu sebelum kompetisi La Liga dimulai, Los Blancos, utamanya pelatih Jose Mourinho, bertekad jika di bursa transfer kali ini hanya satu pemain bintang yang bakal diboyong ke Santiago Bernabeu. Yaitu, Modric. Tidak ada yang lain. Tidak ada Plan B atau rencana cadangan. Sebab, Mourinho hanya menginginkan Modric, bukan pemain lain.

Menengok ke belakang, sejatinya Madrid hampir meraih kesepakatan dengan Spurs di awal bursa transfer musim panas dibuka. Namun, kini jarak kedua klub kian menjauh. Semula, deal Modric bakal dilansir resmi ke depan publik pada Jumat, 27 Juli lalu. Semuanya tampak beres sampai pada detik-detik terakhir, haluan Chairman Spurs Daniel Levy berubah. Deal pun jadi menggantung.

Adalah klub kaya Ligue 1 Paris St Germain (PSG) yang menjadi “provokator” di balik batalnya deal tersebut. Sebab, pada momen yang genting, Chairman PSG Nasser al-Khelaifi, mengontak Levy dan memberikan tawaran senilai 45 juta euro untuk Modric, jumlah yang sesuai dengan bandrol yang ditetapkan Spurs. Meski telah menggelontorkan dana lebih dari 100 juta euro, PSG belum menyiratkan keinginannya untuk menghentikan aksi belanjanya.

Nah, dengan adanya langkah dan tawaran yang dilakukan PSG, membuat posisi Spurs dan Levy di meja perundingan dengan Madrid, bertambah kuat. Levy menggunakan proposal tawaran dari PSG sebagai alat untuk menekan Los Blancos menaikkan mahar Modric. Di lain sisi, Levy pun sangat sadar jika Modric tidak akan mau bergabung ke Parc de Princes, markasnya PSG. Modric hanya mau bermain bersama Mourinho.

0 comments:

Post a Comment