Pembalap Indonesia di Moto 2
SportPoin, Jakarta: Rafid Topan pembalap QMMF
Racing Team yang disponsori Evalube, bakal melakoni balapan Moto 2 seri
empat di Sirkuit Le Mans Prancis, Minggu (19/5/2013). Meski hasil yang
diraih di tiga balapan terakhir sangat minim, tapi ini tak membuat
jajaran manajemen QMMF putus asa.
QMMF kini berusaha menambah
porsi latihan fisik dan teknik bagi Topan agar pembalap asal Tanjung
Priok ini bisa finis di 20 besar. Sebuah target yang berat, tapi QMMF
tetap berharap Topan bisa mencapai posisi tersebut. Inilah yang
diungkapkan Ketua IMI DKI A. Judiarto yang juga merupakan pembina Rafid
Topan Sucipto lewat rilis yang diterima Liputan 6.com, Kamis (16/5/2013).
"Tim
Qatar Motor and Motorcycle Federation (QMMF) menambah jam latihan fisik
bagi Topan di Spanyol. Ini agar dia tetap bugar saat menjalani lomba.
Kebugaran fisik bagi Topan sangat menentukan konsentrasi dan kecepatan
reaksi," ujar Judiarto.
Selama ini, bekas cedera tulang selangka
dan stamina yang kurang baik dinilai menjadi salah satu penyebab kurang
kompetitifnya Topan. Karena itu, tim QMMF melatih stamina Topan agar dia
mampu berlomba selama 40 menit. Tim juga melatih otot badan bagian atas
agar gerak Topan lebih optimal dan bekas cederanya tidak mengganggu
lagi.
Selain itu, dia juga menjalani tambahan latihan teknik agar
mampu efektif dan cepat saat lomba. Berbekal dari pengalaman selama 3
seri ini, Topan diharapkan dapat tampil lebih baik lagi. Syukur, jika
dia mampu menyalip pembalap lain agar dapat menembus 20 besar.
"Para
Pengurus IMI juga rutin memberikan motivasi bagi Topan setiap minggu,
agar dia kembali tampil agresif saat lomba. Karena ada sedikit rasa
rendah diri dari Topan saat menghadapi para pembalap asing yang sudah
berpengalaman. Namun, perasaan itu harus disingkirkan agar lebih berani
menyalip lawan dan menyodok ke posisi terdepan demi hasil yang lebih
baik," tambah Judiarto.

0 comments:
Post a Comment