Moto GP
SportPoin, Paris: Yamaha sepertinya masih dongkol
saja dengan hasil di Sirkuit Jerez Moto GP Spanyol pekan lalu.
Terbukti,Bos Yamaha, Massimo Meregalli, meminta Direktur Balap MotoGP
untuk memperingatkan pebalap Marc Marquez, mengenai gaya membalapnya
yang bisa membahayakan pembalap lainnya. Ini menyusul insiden senggolan
Marc Marquez-Jorge Lorenzo di tikungan terakhir.
Pembalap Repsol
Honda itu memang mencuat pekan lalu, setelah aksi salipnya terhadap
Lorenzo berhasil membuatnya meraih podium dua. Aksi salip yang dilakukan
di lap terakhir, yang uniknya bernama "tikungan Lorenzo" itu, langsung
menjadi pembicaraan dimana-mana.
Marquez menabrak sisi kiri
Lorenzo dan nyaris menjatuhkan juara bertahan MotoGP itu. Namun, sekilas
apa yang dilakukannya cukup fair karena Lorenzo agak melebar saat
itu.Meregalli pun menilai apa yang dilakukan Marquez di lap terakhir
Jerez adalah hal biasa. Namun, Meregalli tetap meminta Direktur Balap
MotoGP memperingatkan gaya membalap Marquez yang sangat berbahaya.
"Bagi
saya, apa yang terjadi di lap terakhir Jerez hanyalah sebuah balapan.
Pintu masih terbuka lebar bagi Marquez, dan dia memanfaatkannya.
Tindakan Marquez memang kurang bagus karena ada kontak, tapi itu di lap
terakhir dan tikungan terakhir," ujar Meregalli.
"Ada sejumlah
insiden di balapan itu yang melewati batas. Saya berharap seseorang bisa
berbicara kepada Marquez, karena ada beberapa hal yang membahayakan.
Ada dua atau tiga insiden di tikungan 6 yang berbahaya, untungnya dia
tidak menyenggol Lorenzo," tambahnya.
Marquez dan Lorenzo akan
kembali bertarung di Le Mans, Prancis, akhir pekan ini. Marquez saat ini
memuncaki klasemen MotoGP dengan 61 poin, sedangkan Lorenzo berada di
posisi ketiga dengan 57 poin.

0 comments:
Post a Comment